lagu

Showing posts with label Puisi. Show all posts
Showing posts with label Puisi. Show all posts

Tuesday, April 7, 2015

*Sepi Dan Terasing*

kenapa saat ini
aku rasakan begitu terasing?
sayu terbuai dalam tenang menyendiri

aku bangun mengintai jendela
redup cuaca memayung resah
aku pasrah mencari haluan

terasa ada rindu yang bertamu
terasa ada kasih yang mengusik
tapi nyatanya aku sendiri

siangku jadi sepi
tanpa kalimah terucap
membungkam di hati

aku menanti malam tiba
menanti pula sinar kejora
mengharap terangnya kelam
tapi kejora di awangan
jauh di pandang

mimpiku jadi pudar dan kelam
tiada warna indah
dalam lena terpaku
impianku tak sudah


Thursday, October 30, 2014

SEBUAH KENANGAN

Dari matamu
Kutemui gelora
Pabila pandangan bersatu
Di hujung rindu

Dari bibirmu
Ada getar melanda
Pabila embun bertukar salju
Di anjung kasih hati menyapa

Cairlah derita kala hati sengsara
Saat mata dan bibir tunduk berkata
Dalam kelam cahaya terdengar detak jantungmu
Bertaut kencang tak pernah reda

Berlabuhlah sebuah memori
Terdampar kenangan di pelabuhan sepi...

Sunday, October 19, 2014

*KISAH SEMALAM*

Kasih...
semalam telahpun berlalu 
bersama kisah pilu kau dan aku...!

Hari ini...
aku masih di sini...
merenung batas-batas janji...
yang berkecai bersama mimpi-mimpi...!

Esok...
apakah aku masih begini...
mengenang dan merindui...
pada kisah semalam...
yang kini bukan milikku lagi...?

Tuesday, July 8, 2014

✿ Jika Kau Tahu Apa Itu Cinta ✿

Jika kau tahu apa itu cinta
Maka kau akan tahu bagaimana rasa cinta
Jika kau tahu apa itu cinta
Pasti kau tak kan berani tuk kehilangannya
Jika kau tahu apa itu cinta
Pasti kau kan menjaga sebaik mungkin dia
Jika kau tahu apa itu cinta
Pasti kau kan menangis menghayatinya
Jika kau tahu apa itu cinta
Pasti kau kan berterima kasih pada Yang Esa kerana kurnia-Nya
Jika kau tahu apa itu cinta
Maka pasti kau kan tahu cinta itu penuh dengan indah dan duka
Jika kau tahu apa itu cinta
Sudah tentu kau tahu belajar sesuatu daripadanya
Jika kau tahu apa itu cinta
Pasti kau kan pertahankan semampu sedaya 
Kerana ada di antara kamu 
Tidak mengerti cinta
Dan tidak menghargai cinta
Ada juga tidak mensyukuri

Wednesday, June 25, 2014

*RINDU*

Disaat aku bisikkan...
Rindu yang mendesah kalbu
Seperti angin menghembus rumpun bambu
Desir semilirnya siulan merdu
Lunak gemersik membuai asyik...

Seketika bayu pun kehilangan dingin
Dendangan rindu yang semakin jauh
Sesekali sayup kedengaran syahdu
Di rentas jarak kejauhan yang memisahkan...

Dan gamit lena mataku semakin pudar...
Belaian bayu pun tak lagi memesrai jiwa
Kumandangnya tidak lagi bergema
Tinggallah pilu terus diam di situ
Lalu aku terus merindu.
Salahkah…pabila sering kupanggil namamu...?

Thursday, June 19, 2014

*UNTUK SEORANG ENGKAU*

Sendiri memaknai kesendirian
Pada bilah-bilah kenangan
Waktu sama dihadirkan
Memetrai serpihan luka yang bertebaran
Lalu kita cantumkan menjadi harapan
Agar masih berbaki lagi sekilas senyuman

Dalam kesendirian itu
Terbait duka nan pilu
Mengimbau musim celaru
Memaknai sepi dan rindu

Dan di sini kusandarkan pasrah
Biarpun sendiri memilin ilusi
Bersemadilah anugerah
Yang menjadi lentera mimpi
Cinta hakiki bertatang sudah…
Untuk seorang engkau.. Bidadari Mimpi..

Monday, June 16, 2014

*KAU dan AKU*

KAU dan AKU...
pernah menjadi KITA...!
KAU dan AKU...
pernah merasa gembira dan bahagia...!
KAU dan AKU...
pernah diulit mimpi-mimpi yang indah...!
Tetapi akhirnya...
KAU dan AKU...
karam dihempas badai yang melanda...!

Kini...
KAU dan AKU...
hanya sebatas angan yang terlerai...
saat rindu berlalu bersama mimpi-mimpi...
yang bertaburan...
dihembus bayu yang berlari...!


Tuesday, June 10, 2014

Merindu Pada Kenangan

Aku...
pernah merindu pada langit...
kerna katamu...
di langit itu ada cintamu.

Aku...
pernah merindu pada rembulan...
tapi rembulan sering menyembunyikan cahayanya dari menyinari jalanku.

Aku...
pernah merindu pada mentari...
tetapi mentari telah membakar hangus sekeping hatiku hingga menjadi debu.

Lalu...
aku hanya mampu merindu pada kenangan...
Kenangan yang telah membawa pergi sisa-sisa cinta dan rinduku...
berlalu...
Dan meninggalkan aku sendirian di sini...
tanpamu...


Aku rindu padamu teman... !
~ Putera Leo ~


Thursday, May 8, 2014

CINTAKU...

Dalam kesendirian ini aku menantimu
Dalam kesepian ini aku berharap padamu
Dalam kelukaan ini aku masih mencintaimu
Dan dalam hatiku masih tersimpan namamu

Dinginnya malam yang menusuk tulang
Tak seberapa dengan cintamu yang menusuk hatiku
Menggenggam erat denyut nadiku
Dan mengalir dalam aliran darahku

Seperti api
Terkadang cintamu menghangatkanku
Membalut tubuhku dari dinginnya kehidupan
Tapi terkadang cintamu membakarku
Membuatku hatiku hancur dan terluka

Namun cinta yang kumiliki padamu
Tak seperti daun-daun kering
Yang mudah ditiup angin dan hilang begitu saja
Tapi dia seperti batu karang
Walau terus kau hunjam dengan luka
Dan kau hujani dengan derita
Dia tetap berdiri teguh dalam lubuk hatiku
Sampai bila-bila...

Sunday, May 4, 2014

BERTAUT RASA

Kuterima seadanya
Kuntuman cintamu
Tika siangnya semakin panjang
Dan malamnya terang benderang
Dia di hujung gelombang


Ingin kugenggam
Tika terpaut di tebing rasa
Tak terlepas aku
Dari dalamnya jurang
Seraut wajah itu
Terikat di mata
Bernyawa di hati
Setiap detik dia
Berlabuh di sukma
Jiwa resah
Berombak rindu

Mungkinkah 
Takdir itu menyatukan
Hati-hati yang sepi
Bertaut rasa
Kasih seribu warna
Aku di sini menanti
Di pinggir sengsara

Saturday, April 19, 2014

Saat Aku Rindu Kamu

Saat aku rindu kamu...
Mentari tak kusedar kehangatannya,
Langit tidak sebiru selalu,
Semilir angin pun hilang,
Bulan tidak memantul cahayanya...

Saat aku rindu kamu...
Burung tidak lagi berkicau,
Pohon hanya berdiri kaku,
Dedaun hilang hijaunya,
Mawar kuncup tidak berkembang...

Saat aku rindu kamu...
Nafasku bagai tersekat,
Jantungku lemah berdenyut,
Senyuman tidak lagi seriang selalu,
Minda tersesak mengenangkanmu...

Semuanya hadir pada...

...Saat Aku Rindu Kamu...


Wednesday, April 2, 2014

Sendiri...Kesepian...

Aku hanya terpaku di sini...
Saat senyum dan tawamu
Tak lagi kujumpa dalam mimpi
Saat sapamu dibawa pergi semilir yang berlari...


Sepi...
Sendiri...
Kesunyian...
Pabila kau hanya membisu tanpa kata
Dan berdiam tanpa bicara...
Membiarkan aku sendiri menelan derita...
Memamah sengsara...
Yang tak berkesudahan.



Monday, March 31, 2014

Hujan dan Senja Semalam

Puing-puing rindu ini...
kembali membelit tangkai hati
tatkala bayang dirimu melintas dalam memori.


Senja semalam...
bersama renyai hujan
kenangan bersamamu datang bertamu
lalu derai airmata ini tak mampu kutahankan lagi
dan entah untuk kali keberapa aku teresak pilu
bertemankan bayanganmu dalam melodi sepiku.

Hujan dan senja semalam...
kembali menggamit kenangan tentang dirimu
kenangan saat aku kehilanganmu
dan pada semilir bayu yang menyapa
hanya mampu kubisikkan...
"AKU RINDU" ...


Saturday, December 15, 2012

*LUKA*

Jika sampai waktunya
Biarlah kaca itu mendarahiku
Biarlah…
Biarlah pedih menanahi hidupku ini.
Tidak perlu
Air mata ini kautangkiskan
Biarlah aku mati dalam dunia
Kusendiri.

Luka yang robek
Adalah merah darah kedukaan…


Saturday, December 1, 2012

*SETIAP SIANG YANG DATANG*

Setiap siang yang datang
Adalah hari yang baru
Buat kita
Menyirami kuntum-kuntum
Yang terlayu
Diusik mentari,
Menyimpul benang-benang
Yang terputus
Di tarik jari.

Dan setiap siang yang datang
Adalah hari yang baru
Buat kita
Mencerah rona diri
Yang terkelabu
Memaniskan usia
Yang kian dewasa.

Setiap siang yang datang
Adalah hari baru
Yang mesti kita dakap
Dengan senyuman
Dan harapan…

*SEPERTI AIR LAUT*

Hidup ini seperti air laut…
Sentiasa bergelombang
Dipukul ribut terhempas di batu karang
Buihnya meresap di pasir
Di dasarnya tersimpan seribu rahsia.

Begitu kehendak Tuhan
Hidup seperti air laut
Maka bahtera pun belayar
Laut luas ternganga
Bekalnya cuma sebuah tekad
Di sinilah kejayaan…
Di sinilah kehancuran…
Kerana di sini bermulanya,
Cinta dan harapan…

*SEGALANYA TELAH TAWAR*

Mendung berarak-arak
Angin tersenyum sinis
Memerhati
Cahaya kian menghilang
Yang tadinya cerah kini kegelapan
Meraba-raba menyusur hidup
Walaupun kini
Sebutir cahaya memancar sinarnya
Namun cuma memberikan
Kecerahan yang malap
Kini semuanya sudah terlewat
Kerana segalanya telah tawar…

*HUJAN*

Hujan…
Antara kegelapan
Mencucuri sekujur tubuh
Dalam kerinduan
Penuh syahdu.

Lalu jadilah
Lagu-lagu yang ada
Tak pernah merdu
Semerdu hujan ini
Dan aku
Sebagaimana aku yang lalu
Tetap kepayahan
Dalam mencari sebuah pertemuan.

Kini…
Hujan dan kegelapan
Adalah pemburu dihati ini.

*PUISI BUAT TEMAN*

Teman…
Bicara demi bicara
Kauukir
Di sudut bibirmu
Akan kuhimpunkan
Menjadi puisi-puisi rinduku
Setiap kejauhan malam
Akan kudeklamasikan
Buat mengenangmu.

Akan kuabadikan namamu…teman
Dalam ingatanku
Mengiringi doa restuku
Buat kebahagiaanmu…

*SEBUAH PESONA*

Kilau dari matamu…
Adalah nyala abadi
Pancaran seribu makna
Penuh erti dan pesona.

Gemersik dari nafasmu…
Adalah angin pagi
Lembut dan damai
Mengusap rasa.

Aku pun tiba-tiba
Jadi pentafsir
Mencari makna diri
Di antara
Kelopak-kelopak rindu…