Sendiri memaknai kesendirian
Pada bilah-bilah kenangan
Waktu sama dihadirkan
Memetrai serpihan luka yang bertebaran
Lalu kita cantumkan menjadi harapan
Agar masih berbaki lagi sekilas senyuman
Dalam kesendirian itu
Terbait duka nan pilu
Mengimbau musim celaru
Memaknai sepi dan rindu
Dan di sini kusandarkan pasrah
Biarpun sendiri memilin ilusi
Bersemadilah anugerah
Yang menjadi lentera mimpi
Cinta hakiki bertatang sudah…
Untuk seorang engkau.. Bidadari Mimpi..
No comments:
Post a Comment