Kubina latar pelangi
Sesudah hujan berundur
Ke balik horizon ufuk
Sang mentari mengerling
Dari jendela awan
Yang kabur.
Bagai sang pelangi itu
Betapa indah kehidupan
Warna yang berselang-seli
Mencalitkan percikan
Dan tompokan
Ternyata sebuah gambaran
Bukan kenyataan.
Bagai pelangi
Sesekali ia muncul
Selepas disirami
Rindu hujan.
No comments:
Post a Comment